
Sering kali kita menilai seseorang hanya dari apa yang kita lihat atau apa yang kita dengar. Padahal terlepas dari dua hal itu, ia memiliki kehidupan yang tak sepenuhnya kita ketahui, ia memiliki pemikiran yang tak sepenuhnya kita fikirkan, dan ia memiliki hati yang tak sepenuhnya kita mengerti. salahnya, biasanya kita baru akan 'merasakan' salah, bukan saat kita menilai dan mengomentari seseorang, tapi saat orang lain salah menilai kita.